Kamis, 10 Maret 2011
Kamis, 03 Maret 2011
Abrasif merupakan material yang keras dan tajam yang
digunakan untuk mengikis permukaan benda kerja yang
lebih lunak. Penggunaan abrasif adalah dengan cara menggosokkan material abrasif tersebut pada permukaan benda kerja yang akan dikikis. Abrasif digunakan pada peralatan-peralatan berikut: batu pengasah, gerinda, pemotong logam, atau dengan dilekatkan pada material lentur (coated abrasives).
Gambar 11.1. Pekerjaan Memanfaatkan Peralatan Abrasif
11.1. Material Abrasif
Terdapat beberapa bahan mineral yang saat ini digunakan sebgaai bahan baku pembuatan material abrasif. Batu api (flint), batuan garnet, dan batu gosok (emery), ketiganya merupakan bahan mineral alami. Dua bahan lainnya merupakan bahan abrasif sintetis, yaitu silicon carbide dan
alumunium oxide.
Batu api atau batuan api kwarsa banyak ditemukan di belahan dunia, namun tidak semua batu api tersebut dapat digunakan sebagai abrasif. Batu api yang baik digunakan sebagai abrasif adalah batu api yang berwarna keabu-abuan hingga agak merah muda.
Teknik Bodi Otomotif
Gambar 11.2. Material Abrasif
Bongkahan batu api yang diperoleh dari perut bumi kemudian dipecah-pecah menjadi butiran yang ukurannya ditentukan menurut kekasaran abrasif yang akan dibuat. Butiran batu api kemudian dilekatkan padamaterial backing dari bahan kertas, yang biasa disebut sebagai flint
sandpaper. Material abrasif yang terbuat dari batu api ini mempunyai
karakter cepat tumpul, tidak dapat mempertahankan ketajamannya dalam
jangka waktu yang lama.
Batuan garnet dalam ukuran dan tingkat kemurnian yang lebih besar merupakan batu mulia yang banyak digunakan sebagai perhiasan. Batuan garnet yang berukuran lebih kecil dan memiliki tingkat kemurnian yang rendah dipecah-pecah untuk kemudian digunakan sebagai material abrasif yang biasa disebut sebagai garnet sandpaper. Batuan garnet memiliki keuletan dan kekuatan yang sangat tinggi, sedikit dibawah batu intan (diamond). Pada saat digunakan untuk mengikis benda kerja, butiran garnet yang terpecah dengan sendirinya akan membentuk permukaan baru yang tajam. Hal ini menyebabkan garnet sandpaper memiliki daya kikis dan daya tahan yang sangat baik sehingga dapat digunakan untuk pemakaian yang lama.
Batu gosok memiliki kekerasan yang sangat tinggi, banyak digunakan sebagai material abrasif dalam bentuk bubuk, butiran, ataupun dalam ukuran yang lebih besar yang digunakan pada pekerjaan gerinda (grinding) ataupun pengkilapan (polishing). Batu gosok berwarna hitam, tersusun oleh unsur oksida besi (iron oxide) dan corundum (alumunium
oxide). Pada saat dipecah-pecah, butiran batu gosok yang terbentuk lebih
bulat dibandingkan dengan butiran batu api ataupun garnet. Oleh sebab itu batu gosok lebih banyak digunakan pada pekerjaan pengkilapan daripada untuk pemotongan.
A br asi ve dan Per al at an
Gambar 11.3. Polisher
Silicon carbide merupakan bahan abrasif sintetis, terbuat dari
campuran pasir dan karbon melalui proses pengerjaan pada dapur listrik. Butiran kristalnya sangat keras dan tajam. Silicon carbide banyak digunakan sebagai abrasif dalam bentuk sandpaper.
Alumunium oxide juga merupakan bahan abrasif sintetis, dibuat dari
bauksit (merupakan salah satu bentuk dari tanah liat) yang dicampur dengan arang kokas dan serbuk besi. Campuran ketiga unsur bahan tersebut kemudian dipanaskan hingga mencapai suhu tinggi di dalam dapur listrik. Material yang dihasilkan dari dapur listrik tersebut berwarna merah kecoklat-an, kemudian dipecah menjadi butiran-butiran kristal. Butiran kristal yang dihasilkan kasar dan menggumpal, tidak mudah pecah sehingga mampu bertahan dengan baik pada beban kerja yang berat.
Alumunium oxide sangat sesuai digunakan pada pekerjaan gerinda
dan pemotongan benda kerja yang terbuat dari baja dan logam keras lainnya. Dibandingkan dengan material abrasif yang telah disebutkan di atas,alumunium oxide merupakan material abrasif yang memiliki kekuatan dan ketahanan yang paling baik.
Material abrasif dari bahan batu api dan batu gosok lebih cocok
digunakan pada pekerjaan rumah tangga, sedangkan garnet,silicon
carbidedan alumunium oxide banyak digunakan pada pekerjaan industri.
Pada pekerjaan perbaikan dan penyelesaian bodi otomotif, silicon carbide danalumunium oxide merupakan material abrasif yang paling banyak digunakan.
Memilih Bengkel Cat
Salah satu bisnis otomotif yang menjamur saat ini adalah bengkel bodi dan cat alias body repair. Hampir semua ATPM memiliki fasilitas ini di jaringan bengkel resminya. Tapi seiring perkembangan pasar asuransi, bengkel perorangan atau spesialis pun makin merebak.

Tak lagi model sederhana yang mengandalkan harga murah, tapi bengkel-bengkel perorangan ini rata-rata memiliki alat setara bengkel resmi. Bahkan dengan menawarkan harga lebih murah, bengkel bodi dan cat perorangan ini jauh lebih mudah menjaring konsumen non-asuransi ketimbang milik ATPM.
Tentu saja bagi Anda, harga murah bukan segalanya. Kualitas dan kepuasaan menjadi tolok ukur utama. Memiliki mobil berwarna belang karena proses cat yang asal jadi pasti akan merusak mood Anda. Karena itu pula, banyak sekali bengkel body repair saat ini yang dengan senang hati melayani keluhan konsumennya. Mereka akan dengan sigap mereparasi kembali mobil sampai sempurna.
Nah, ketika mobil Anda memerlukan reparasi bodi atau cat, bengkel mana yang mesti dipilih? Apakah bengkel resmi ATPM atau justru pilih bengkel perorangan berkualitas yang memiliki harga lebih rendah. Bagaimana pula cara mendeteksi bengkel bodi dan cat yang baik?
Mendeteksi bengkel
Cara paling akurat melihat kualitas kerja sebuah bengkel bodi dan cat perorangan adalah dengan menjadi pelanggan dan menilik sendiri hasilnya. Tapi cara itu berisiko dan memiliki potensi merugikan. Apakah harus mobil kesayangan Anda berwarna belang karena uji coba ini?
Berikut ada beberapa tips sebelum memasukkan mobil Anda ke sebuah bengkel perbaikan bodi.
1. Lihatlah fasilitas yang dimiliki bengkel, mulai dari oven, gedung kantor sampai tempat parkir. Oven saat ini merupakan perlengkapan wajib untuk kualitas pengecatan terbaik.
2. Kebersihan bengkel menjadi salah satu faktor penentu kualitas pengecatan. Bengkel cat yang baik akan memiliki tempat pengecatan dan pemolesan yang terpisah agak jauh. Ini untuk menghindari debu poles merusak cat.
3. Tipe mobil yang dikerjakan juga bisa diperhatikan. Semakin banyak mobil keluaran terbaru atau mewah di dalamnya, berarti bengkel tersebut cukup dipercaya oleh pihak asuransi atau kalangan antusias otomotif.
4. Tanyakan jaminan dari bengkel bersangkutan. Bila berani menjamin sampai 6 bulan, berarti kualitasnya cukup tinggi.
5. Terakhir, cari referensi dari rekan Anda yang terpercaya. Sebuah bengkel cat berkualitas akan dengan mudah menyebar informasinya dari mulut ke mulut.
Lebih mahal karena memenuhi standar
Bila menyimak perbandingan harga cat per panel yang kami paparkan, terlihat kalau bengkel perbaikan bodi di bengkel resmi ATPM memiliki harga lebih tinggi. Sebenarnya kalau dilihat dari proses pengecatan, antara bengkel resmi ATPM dan perorangan berkualitas itu mirip-mirip saja. “Tapi yang jelas kami memiliki standar baku yang ditetapkan prinsipal,” tukas Ang Hoey Wie alias Wiwi, Asisten Direktur Honda Pradana, bengkel bodi dan cat resmi Honda.
Lantas kelebihan apa lagi yang dimiliki bengkel ATPM sehingga menarik tarif lebih tinggi? Berikut beberapa di antaranya. Namun ada juga beberapa bengkel perorangan yang memiliki fasilitas serupa.
• Seluruh peralatan dan prosedur kerja mesti memenuhi standar dari prinsipal. Termasuk juga skill pekerja di dalamnya serta servis yang diberikan.
• Dilengkapi perlindungan asuransi bila terjadi musibah.
• Suku cadang yang digunakan terjamin keasliannya.
• Dikontrol secara berkala oleh pihak prinsipal.
• Hanya memberi toleransi klaim 3%-8% dari total jumlah konsumen.
• Proses penarikan sasis untuk perbaikan lebih presisi karena memiliki standar ukuran dari pabrik mobilnya.

Tak lagi model sederhana yang mengandalkan harga murah, tapi bengkel-bengkel perorangan ini rata-rata memiliki alat setara bengkel resmi. Bahkan dengan menawarkan harga lebih murah, bengkel bodi dan cat perorangan ini jauh lebih mudah menjaring konsumen non-asuransi ketimbang milik ATPM.
Tentu saja bagi Anda, harga murah bukan segalanya. Kualitas dan kepuasaan menjadi tolok ukur utama. Memiliki mobil berwarna belang karena proses cat yang asal jadi pasti akan merusak mood Anda. Karena itu pula, banyak sekali bengkel body repair saat ini yang dengan senang hati melayani keluhan konsumennya. Mereka akan dengan sigap mereparasi kembali mobil sampai sempurna.
Nah, ketika mobil Anda memerlukan reparasi bodi atau cat, bengkel mana yang mesti dipilih? Apakah bengkel resmi ATPM atau justru pilih bengkel perorangan berkualitas yang memiliki harga lebih rendah. Bagaimana pula cara mendeteksi bengkel bodi dan cat yang baik?
Mendeteksi bengkel
Cara paling akurat melihat kualitas kerja sebuah bengkel bodi dan cat perorangan adalah dengan menjadi pelanggan dan menilik sendiri hasilnya. Tapi cara itu berisiko dan memiliki potensi merugikan. Apakah harus mobil kesayangan Anda berwarna belang karena uji coba ini?
Berikut ada beberapa tips sebelum memasukkan mobil Anda ke sebuah bengkel perbaikan bodi.
1. Lihatlah fasilitas yang dimiliki bengkel, mulai dari oven, gedung kantor sampai tempat parkir. Oven saat ini merupakan perlengkapan wajib untuk kualitas pengecatan terbaik.
2. Kebersihan bengkel menjadi salah satu faktor penentu kualitas pengecatan. Bengkel cat yang baik akan memiliki tempat pengecatan dan pemolesan yang terpisah agak jauh. Ini untuk menghindari debu poles merusak cat.
3. Tipe mobil yang dikerjakan juga bisa diperhatikan. Semakin banyak mobil keluaran terbaru atau mewah di dalamnya, berarti bengkel tersebut cukup dipercaya oleh pihak asuransi atau kalangan antusias otomotif.
4. Tanyakan jaminan dari bengkel bersangkutan. Bila berani menjamin sampai 6 bulan, berarti kualitasnya cukup tinggi.
5. Terakhir, cari referensi dari rekan Anda yang terpercaya. Sebuah bengkel cat berkualitas akan dengan mudah menyebar informasinya dari mulut ke mulut.
Lebih mahal karena memenuhi standar
Bila menyimak perbandingan harga cat per panel yang kami paparkan, terlihat kalau bengkel perbaikan bodi di bengkel resmi ATPM memiliki harga lebih tinggi. Sebenarnya kalau dilihat dari proses pengecatan, antara bengkel resmi ATPM dan perorangan berkualitas itu mirip-mirip saja. “Tapi yang jelas kami memiliki standar baku yang ditetapkan prinsipal,” tukas Ang Hoey Wie alias Wiwi, Asisten Direktur Honda Pradana, bengkel bodi dan cat resmi Honda.
Lantas kelebihan apa lagi yang dimiliki bengkel ATPM sehingga menarik tarif lebih tinggi? Berikut beberapa di antaranya. Namun ada juga beberapa bengkel perorangan yang memiliki fasilitas serupa.
• Seluruh peralatan dan prosedur kerja mesti memenuhi standar dari prinsipal. Termasuk juga skill pekerja di dalamnya serta servis yang diberikan.
• Dilengkapi perlindungan asuransi bila terjadi musibah.
• Suku cadang yang digunakan terjamin keasliannya.
• Dikontrol secara berkala oleh pihak prinsipal.
• Hanya memberi toleransi klaim 3%-8% dari total jumlah konsumen.
• Proses penarikan sasis untuk perbaikan lebih presisi karena memiliki standar ukuran dari pabrik mobilnya.
Langganan:
Komentar (Atom)